Selasa, 02 Juni 2009

Sejarah Kertas

Tidak seperti yang kita seperti sekarang ini, industri kertas mengalami tumbuh kembang yang sangat pesat. Kertas ditemukan oleh Tsai Lun, seorang bangsa cina pada tahun 101 masehi, dari bahan bambu yang mudah didapat di daratan Cina. Pada awalnya cara pembuatan kertas ini masih dirahasiakan, akan tetapi karena adanya penyebaran bangsa Cina ke wilayah Jepang dan Korea, maka tehnik ini pun menjadi ikut menyebar ke sana.

Pada tahun 751 Masehi, pasukan Dinasti Tang kalah melawan pasukan pasukan Arab di masa Dinasti Abbasiyah dalam pertempuran sungai Talas, dan orang - orang Cina yang menjadi tawanan perang mengajarkan cara membuat kertas tersebut.

Selanjutnya kertas menyebar ke daratan Eropa saat terjadi perang salib, dan seiring dengan perkembangan jaman, teknologi pembuatan kertas menjadi semakin modern dan efisien.

Kertas menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan oleh manusia modern. Kita tidak bisa membayangkan, seandainya kertas belum berkembang seperti sekarang ini, mungkin kita akan surat - surat dengan menggunakan daun lontar, kulit binatang atau mungkin malah dengan batu ukiran seperti di film flinstone.

Jaman sekarang, kayu akasia dan pinus merupakan bahan baku kertas yang sangat disukai, karena menghasilkan serat pulp yang bagus dan kuat.Pulp adalah bahan utama untuk kertas.

Sayangnya, dengan alasan memenuhi permintaan pasar, kadang produsen kertas terlalu serakah melakukan penebangan hutan. Hutan -hutan jadi banyak yang gundul.

Untungnya sekarang banyak kalangan industri yang mulai sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan hayati. Terlalu banyak efek kerusakan yang diderita apabila hutan digunduli. Bahan baku kertas recycle mulai disukai, syarat minimal penggunaan bahan recycle sudah mulai sering diajukan guna ikut menjaga keselamatan alam semesta.

Itulah teknologi, seperti dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.

Salam Paper

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar